Dawet Ayu Banjarnegara, Segar dan Mengenyangkan

Dipublikasikan oleh Webwisata pada

Dawet Ayu Banjarnegara, Segar dan Mengenyangkan

Dawet Ayu Banjarnegara, segar dan mengenyangkan. Ungkapan tersebut rasanya pas dengan minuman khas Kabupaten Banjarnegara ini, karena selain segar lazimnya minuman pada umumnya, Dawet Ayu juga dapat membuat perut merasa kenyang.

Minuman ini menggunakan tepung beras yang telah diolah menjadi cendol sebagai isian utamanya.

Aroma daun pandan, durian dan nangka, yang membuat minuman Dawet Ayu menjadi istimewa untuk dinikmati, terutama dalam cuaca panas.

Jika Anda berkunjung ke Banjarnegara, Jawa Tegah, tidak akan kesulitan untuk menikmati minuman tradisional yang satu ini. Harga per gelas bervariasi antara Rp. 5 ribu hingga Rp. 10 ribu.

Minuman ini menjadi terkenal berawal dari sebuah lagu yang berjudul ‘Dawet Ayu Banjarnegara’. Lagu tersebut diciptakan oleh seorang seniman Banjarnegara bernama Bono.

Pada tahun 1980-an, lagu dipopulerkan kembali oleh Grup Seni Calung dan Lawak Banyumas Peang Penjol yang terkenal di Karesidenan Banyumas pada era 1970-1980-an.

Sejak itu kebanyakan orang di Karesiden Banyumas mengenal dawet Banjarnegara dengan nama dawet ayu.

Cara membuat Dawet Ayu, Larutkan tepung beras ketan dan tepung beras dengan air sedikit demi sedikit sampai air tersisa setengah.

Masak sampai mendidih sisa air dengan air daun suji, garam, dan air kapur, matikan api, tuangkan adonan tepung pelan-pelan, aduk rata.

Setelah itu nyalakan kembali api, masak hingga matang dan kental sambil diaduk-aduk, lalu diangkat.

Saat masih agak panas, tuang adonan dawet ke dalam saringan khusus untuk dawet/cendol sambil ditekan-tekan. Tampung dawet dalam wadah berisi air matang dan bongkahan kecil es batu.

Setelah mengeras, saring, sisihkan. Sedangkan untuk penyajiannya, tuang dalam gelas dua sendok makan sirop gula merah atau sesuai selera, beri nangka, dawet dan es batu.

Bagi Anda yang berada di luar Banjarnegara, saat ini juga tidak kesulitan untuk bisa menikmati minuman khas Banjarnegara tersebut, karena Dawet Ayu banyak dijajakan di luar kota, terutama kota-kota besar di Indonesia. (Dw01)

Baca juga: Menikmati Aneka Pepes di Rumah Makan Sari Rahayu 2

1 Komentar

Swuragil · 11/10/2019 pada 00:44

Dawet ayu memang menyegarkan

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *