Candi Borobudur Saksi Kejaiban Masa Lalu

Candi Borobudur adalah candi termegah dan merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia. Bangunan ini termegah diantara beberapa candi yang ada di kamboja dan berdiri jauh sebelum Candi Angkor Wat di Vietnam di bangun. Sejarah candi borobudur di bangun pada abad  ke-8 sampai abad ke-9 oleh Raja Samarotungga yang diarsiteki oleh Gunadarma( berdasarkan prasasti  Kayumwungan). Keunikan bangunan Candi Borobudur ini adalah telah memakai system Interlock dalam pembangunannya, bahkan sebanyak 60.000 meter kubik batu andesit dan 2 juta balok batu telah digunakan pada bangunan ini, hingga terbentuk sebuah bangunan yang menyerupai sebuah kubus raksasa. Bagi Umat Budha yang berasal dari negri Tibet, Kamboja, China, dan India sekitar abad  ke-9 sampai abad ke-11 sering datang ke tempat ini untuk melakukan ritual ibadah.

Candi Borobudur memiliki nilai seni tinggi yang menjadi bukti tingginya peradaban manusia pada saat itu, bahkan mereka telah memberikan nilai filosofis didalam bentuk bangunan ini. Hal ini bisa dilihat dari tiga susun bangunan candi yakni Kamandhatu yang artinya nafsu, Rupadhatu yang berarti  wujud dunia dan Arupadhatu yang berarti dunia tanpa bentuk. Jika dilihat dari atas maka Candi Borobudur akan tampak seperti Bunga teratai diatas bukit. Bahkan secara utuhnya candi ini menggambarkan Sang Budha yang sedang Bertapa pada kelopak bunga teratai.

Keunikan lain dari Candi Borobudur adalah terdapatnya 2.672 buah pahatan relief yang bila di satukan berjajar akan mencapai panjang 6 km dan ini menjadi sebuah nilai seni ansambel relief yang tinggi nilainya dan sudah diakui oleh dunia. Bahkan untuk mengikuti alur cerita dari dinding Candi Borobudur, anda harus mengelilingi nya berjalan searah jarum jam masuk melewati pintu timur hingga tiba di tangga sebelah timur, dilakukan terus dengan jalan berputar sampai berada pada puncak candi yang berbentuk Stupa, hal ini disebut juga Pradaksina.

Pahatan Relief pada dinding Candi Borobudur secara keseluruhan menceritakan kisah Sang Budha dan ajaran-ajaran nya yang terbagi atas 4 kisah utama Yaitu Karma wibangga, Lalita Wistara, Awa dana dan Jataka. Selain itu di bagian dinding juga di buat relief yang mengisahkan keadaan serta kondisi sosial masyarakat saat itu. Dari  10 relief kapal pada dinding ini lah dapat kita lihat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah bangsa pelaut yang tak tertandingi dan telah mengarungi rute dari jawa sampai benua Afrika.

Ada satu hal lagi yang sangat menarik untuk para wisatawan, dari atas Candi Borobudur dapat pula dilihat kemegahan  hamparan alam sekitar  yang di kelilingi beberapa gunung,seperti gunung Merapi, gunung Sindoro, dan gunung Manoreh. Bahkan saat sore hari anda dapat menikmati indahnya matahari tenggelam dari puncak Candi Borobudur dengan suasana alam yang luar biasa syahdu. Terdapat juga lho paket wisata Sunrise tour di Borobudur.

baca juga tips membeli tiket pesawat secara aman dan beberapa tempat wisata di Indonesia seperti wisata Malang, wisata Bandung dan wisata di Surabaya

Anda dapat mencapai lokasi candi Borobudur melalui rute, dari Stasiun solo naik kereta prameks sampai jogya, disambung dengan naik bus  trans Jogya menuju terminal Jombor dan di lanjut dengan menumpang bus Jombor – Borobudur. Harga tiket masuk lokasi Candi Borobudur adalah sekitar Rp 30.000 per orang.